Sidang Komisi Muktamar NU Bahas Perlindungan Umat Beragama yang Lagi Diuji

0
270

LIPUTANACEH.COM | JOMBANG | Sidang komisi Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama (NU) sudah dimulai. Salah satu tema yang menjadi pembahasan di Komisi C yaitu seputar soal kerukunan umat beragama yang saat ini tengah diuji.

“Kerukunan umat beragama di Indonesia sedang diuji, konflik Tolikara, pembangunan rumah ibadah yang sulit dan persoalan lain perlu kita bahas disini sebagai rekomendasi NU kepada pemerintah,” kata Ketua Sidang Komisi C Ridwan Lubis di Ponpes Tambak Beras Jombang, Jawa Timur, Senin (3/8/2015).

Persoalan yang dibahas di Sidang Komisi C ini yaitu persoalan terkini yang masuk dalam kategori Bahtsul Masail Ad-diniyah Al-qonuniyah. Hasil sidang komisi C ini akan menjadi menjadi rekomendasi di Sidang Pleno untuk disampaikan ke pemerintah.

Ridwan menambahkan, NU perlu menyikapi dua peraturan pemerintah soal perlindungan umat beragama yang dikeluarkan dua kementerian, yaitu Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.

Sementara itu, seorang muktamirin asal Papua memberikan penilaian bahwa perlindungan bagi umat beragama dewasa ini belum maksimal. Dia menilai NU perlu memberikan rekomendasi terkait peraturan dua menteri tersebut yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Di Papua ada pembatasan waktu ibadah, sebelum terjadi kasus Tolikara ada larangan untuk kumandangkan adzan Dzuhur di hari Minggu, sebaiknya itu jangan menganggu satu sama lain, kalau ikut petunjuk Tuhan ya jelas tidak bakal ada konflik, jadi mereka ibadahnya kan di pagi hari, sedangkan Dzuhur itu kan jam 12,” paparnya.

Sumber : detik.com