Simpatisan Mirah Protes Turunkan Spanduk Paslon Putih

0
182

LIPUTANACEH.COM | ACEH SELATAN – Sebanyak lebih kurang 120 orang simpatisan Pasangan Mirah (Mirwan – Zirhan) melakukan protes penurunan stiker dan spanduk Paslon nomor urut 5 T. Sama Indra – Harmaini.

Menurut informasi yang diperoleh dari pihak keamanan Koramil Sawang, kejadian tersebut tepat di posko pemenangan tim Mirah yang berada di Desa Mutiara, Kecamatan Sawang, Jumat (13/04/2018) sekira pukul 23.48 WIB.

Kronologis penyebab kejadiannya, pada pukul 19.15 WIB, Dek Cut (26) memasang spanduk calon Bupati dan Wakil Bupati H. T. Sama Indra – Harmaini pada dinding tokonya yang bersebelahan dengan posko kandidat bupati nomor urut 6 Paslon Mirah.

Dek Cut, yang diketahui warga Meukek memiliki toko di Desa Mutiara tepat berada di samping Posko Mirah yang hanya berbatas dinding.

Sehingga, pada pukul 22.15 WIB salah seorang simpatisan dari Tim Mirah melihat stiker dan spanduk tersebut terpasang di toko yang bergandengan dengan posko Tim Mirah sehingga merasa tersinggung dan memicu amarah dari simpatisan Mirah.

Berselang sekitar 1 jam, pukul 23.30 WIB, lebih kurang 120 simpatisan dan pendukung Paslon Mirah mulai berdatangan untuk berkumpul di depan toko Dek cut dan memaksa agar segera diturunkan.

Permintaannya yang menurunkan harus orang yang memasang stiker dan spanduk tersebut.Setelah dicari oleh massa, Dek cut sendiri tidak berada di toko dan ternyata sudah pulang ke kampungnya di Meukek.

Kemudian, pukul 23.40 WIB salah seorang dari simpatisan Mirah menghubungi ketua tim pemenangan Paslon 5 Kecamatan Sawang Hamzan dan meminta agar segera datang ke toko yang berada di Desa Mutiara untuk bernegosiasi melepas stiker dan spanduk.

Diketahui, melihat situasi sudah mulai memanas, Hamzan langsung menghubungi Dek cut untuk segera datang ke toko.

Setibanya di toko pukul 00.40 WIB, massa yang sudah menunggu berteriak kepada Dek Cut untuk segera menurunkan spanduk.Mengetahui adanya teriakan sehingga dikhawatirkan akan timbul keributan, maka pihak keamanan dari Koramil 04/Sawang bersama Polsek seketika mengambil langkah antisipasi.

Pihak keamanan bersama ketua tim Pemenangan Mirah Kecamatan Sawang Khaidir menghimbau kepada masa yang hadir agar tetap tenang dan jangan sampai ada keributan.

Akhirnya, pada pukul 00.50 WIB, stiker dan spanduk Paslon nomor 5 dilepas oleh Dek cut, turut didampingi dan diamankan oleh pihak keamanan.

Dari kejadian tersebut, Dek cut selaku relawan Putih meminta maaf kepada seluruh simpatisan dari tim Mirah yang merasa tersinggung dengan pemasangan stiker dan spanduk.

Tidak ada kerugian personil ataupun materil atas permasalahan itu. massa membubarkan diri dan situasi dipastikan aman tanpa ada gesekan.[Hs]