Staf BPKS Sabang Melamar Jadi Anggota Panwas di Aceh Besar, Ada Kepentingan Apa?

0
572

Liputanaceh.com | Salah seorang anggota Badan Perusahaan Kawasan Bebas Sabang (BPKS) Abdul Samad, diketahui lulus ujian tes tulis sebagai calon anggota penitia pengawas pemilu (Panwaslu) di Kabupaten Aceh Besar.

Sebagaimana tertulis pada lembaran pengumuman yang diterima redaksi media ini, Abdul Samad yang saat ini diketahui masih berstatus sebagai salah seorang staf teknis pada Badan Pengusahaam Kawasan Sabang.

Staf Teknis BPKS Melamar jadi anggota Panwas.

Hal itu bahkan dibenarkan sejumlah anggota BPKS yang masih aktif menjalankan tugas Badan yang dibiayai pemerintah pusat melalui APBN tersebut. “Benar, beliau masih aktif sebagai salah satu staf teknis di BPKS Sabang,” ujar salah satu sumber yang dihubungi redaksi Liputanaceh.com pada Sabtu 25 November 2017.

Tidak diketahui pasti penyebab staf BPKS dengan gaji diatas 3 juta rupiah perbulan itu kembali melamar pekerjaan lain yang seharusnya masih bisa diisi oleh orang lain yang berasal dari Kecamatan Pulo Aceh.

Mungkinkan gaji yang diberikan pihak BPKS Sabang kepada para staf di badan pemerintah dengan biaya dari APBN itu masih belum cukup? Atau mungkin BPKS Sabang selama ini tidak menyalurkan gaji bagi tenaga yang bekerja?

Tak diketahui pasti penyebab Abdul Samad rela meninggalkan tugasnya di BPKS sehingga melamar untuk menjadi anggota Panwas Kecamatan jelang pelaksanaan pemilihan 2019 mendatang.

Saat berita ini diturunkan, LIPUTANACRH.COM sedang melakukan konfirmasi kepada pihak Panwas Kabupaten Aceh Besar terkait hal ini. Media ini juga menghubungi staf BPKS tersebut menanyakan keterangannya terkait tibdakannya yang diduga melanggar atura pencalonan diro sebagai anggota Panwas. (Redaksi)