STIT Darussalamah Teupin Raya Mewacanakan Membuka Prodi Baru Tahun Ini

0

PIDIE I Liputanaceh.com– Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh selaku Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Drs. H. Gunawan Adnan, MA., Ph.D, dan Wakil Koordinator Kopertais Wilayah V Aceh, H. M. Chalis, M. Ag dan rombongan rombongan mengunjungi kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darussalamah (STIT DARSA) Teupin Raya yang berlokasi di Desa Sukon Mesjid Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie, Sabtu, (4/1/2020)

Drs. H. Gunawan Adnan, MA., Ph.D juga selaku Asesor Nasional BAN-PT menyebutkan bahwa Kopertais Wilayah V Aceh selaku unit pembinaan seluruh PTKIS yang ada di Aceh selalu memberi masukan, dukungan, dan motivasi yang kuat untuk meningkatkan kapasitas manajemen dan tata kelola Perguruan Tinggi menuju Perguruan Tinggi yang unggul dan terakreditasi secara nasional.

Selanjutnya, Gunawan menambahkan bahwa pihak pengelola STIT DARSA harus mampu membaca perkembangan zaman dengan pendekatan strategic management.

“Tawaran Analisis SWOT merupakan salah satu pendekatan yang harus diterapkan oleh setiap pimpinan Perguruan Tinggi sehingga mampu melahirkan program studi lainnya yang selama ini hanya memiliki satu program studi yaitu program studi Manajemen Pendidikan Islam,” ungkap Gunawan.

Sesuai regulasi kebijakan di lingkungan DIKTIS mengamanahkan bahwa pengelolaan Perguruan Tinggi yang bermutu adalah Perguruan Tinggi yang mampu melengkapi seluruh persyaratan dan aturan pemerintah, di mana seluruh aturan tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk dokumentasi kegiatan sehingga menjadi output dalam pencapaian kinerja Perguruan Tinggi.

Selain itu, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) telah menetapkan sedikitnya 9 kriteria yang harus dipenuhi oleh masing-masing PTN/PTS untuk memenuhi target pemerintah sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.

Salah seorang Dosen STIT Zulfadli, MA, menyebutkan pertemuan tersebut yang berlangsung alot tersebut telah melahirkan sejumlah ide-ide cemerlang terkait dengan perkembangan bidang pendidikan di lingkungan PTKIS umumnya dan STIT DARSA Teupin Raya khususnya.

“Sejak berdiri hingga saat ini STIT DARSA Teupin Raya telah melakukan proses belajar kurang lebih 5 semester pasca memperoleh izin operasional di tahun 2017,” tutup alumni MUDI Samalanga yang memperoleh Beasiswa MORA 2019 itu