Tentang Husni, Penyandang Disabilitas yang Mendapatkan Motor Tiga Roda Dari Gubernur

0
299
gub2
FOTO : ISTIMEWA

BANDA ACEH | Bernama lengkap Husni Mubarak (26). Orang tuanya sudah meninggal dunia setahun yang lalu. Sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama ibu dan adik-adiknya ia menjadi tukang parkir di Jl.Chik Pante Kulu. Tepatnya dekat pintu gerbang Pasar Aceh bersebelahan dengan Masjid Raya Baiturrahman.

Lahan parkir yang ia kelola adalah milik orang lain yang disewanya dua hari dalam seminggu, yaitu Jumat dan Ahad. Setiap ia bertugas di sana, mesti menyetor Rp30 ribu per hari kepada badan parkir dan Rp. 20 ribu ke petugas lahan resmi.

Menurut keterangan ibunya, Husni sering membawa nasi goreng, mie Aceh atau oleh-oleh saat pulang ke rumah usai jaga parkir. Selain itu, Husni yang juga biasa dipanggil Abang kerap membeli dan membagi kue bila tengah berkumpul dengan anak-anak kecil. Nyak Ni panggilan akrabnya, sangat sayang dengan anak-anak.

“Bahkan dari hasil menyemprit, Husni membelikan telepon seluler untuk ibunya. Apabila menjelang hari raya, baju pun sering dihadiahkan bagi ibunya. Padahal saya katakan padanya agar uang yang ada dipergunakan untuk kebutuhan sendiri,”kata ibunya.

Kata ibunya lagi, Husni cacat sejak lahir. Walaupun begitu pantang baginya untuk mengemis. Namun apabila ada yang memberi dengan ikhlas ia menerimanya. Selama ini belum ada pihak resmi yang memberi bingkisan atau bantuan kepadanya selain Baitul Mal yang berbentuk Paket Ramadhan.

BAGIKAN

KOMENTAR