Terkait Isu Pengangkatan Wagub, Munawar Liza Enggan Menanggapi

0
571

BANDA ACEH   | LA – Pasca Irwandi Yusuf ditangkap oleh KPK pada tanggal 3 Juli yang lalu, saat ini menuai beragam isu tentang sosok  Wagub yang akan dampingi Nova Iriansyah jika resmi menjadi Gubernur Aceh nantinya.

Padahal seperti diketahui, Irwandi Yusuf masih berstatus gubernur non aktif pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap DOKA tahun anggaran 2018.

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait pengalokasian dan penyaluran dana otonomi khusus Aceh tahun anggaran 2018.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka yaitu diduga sebagai penerima adalah IY (Irwandi Yusuf) Gubernur Provinsi Aceh,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Pusat (4/7/2018).

Selain Irwandi Yusuf, Bupati Kabupaten Bener Meriah, Ahmadi juga turut ditetapkan jadi tersangka dengan dugaan sebagai pihak yang memberi suap. Selain itu, ada juga dua orang swasta HY (Hendri Yuzal) dan TSB (T. Syaiful Bahri) yang turut dijadikan tersangka karena diduga menerima suap.

Dengan ditetapkannya Teungku Agam sapaan akrab Irwandi Yusuf sebagai tersangka, ia menjadi sebagai gubernur Aceh non aktif.

Selanjutnya, persoalan pemerintahan di Provinsi Aceh diserahkan kepada wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang ditunjuk oleh Mendagri menjadi Pelaksana Tugas (plt) untuk mengisi kekosongan Perintahan agar memastikan segala kegiatan berjalan dengan lancar.

Walaupun belum ada putusan bersalah, saat ini juga beredar berbagai desas-desus tentang sosok yang akan dijadikan sebagai wakil gubernur oleh partai pengusung.

Media ini mencoba untuk meminta keterangan kepada salah seorang pengurus Partai Nasional Aceh (PNA) yang dikenal dekat dengan Irwandi Yusuf, yakni Munawar Liza Zainal.

Saat ditanya Liputanaceh.com pada Sabtu (04/08/2018) tentang hal itu, Munawar Liza Zainal enggan menanggapi.

“Saya tidak bersedia diskusi apapun tentang hal siapa wakil gubernur nantinya, sebab kasus Bang Wandi belum inkracht. Ini sama seperti orang tua yang baru meninggal belum 7 hari pemakaman, kita sudah ribut tentang warisan,” tutur Walikota Sabang periode 2007-2012 ini.

“Ini juga menyangkut soal etika. Bahwa saat ini Irwandi Yusuf masih sebagai Gubernur dan tetap Gubernur sampai selesai proses hukumnya. Sedangkan pak Nova Iriansyah adalah Pelaksana Tugas atau Plt yang ditunjuk oleh Mendagri untuk menjalankan tugas selama bang Wandi berhalangan,” demikian tegas Munawar.

Menurut dia, untuk sekarang ini yang lebih utama  bagaimana membantu irwandi Yusuf dalam proses hukum.

“Tidak ada cerita yang lain,  yang harus difokuskan adalah bagaimana cara agar Irwandi Yusuf bisa dimudahkan urusan dan ringan dari segala masalah,” pinta mantan Walkot Sabang ini. (*)

BAGIKAN

KOMENTAR