Terkait kajian Pemberlakuan PSBB Di Aceh, Plt Gubernur Harus Berani Bersikap

0

Banda Aceh | Liputanaceh.com – Akhir-akhir ini setelah aturan jam malam dicabut oleh Forkopimda Aceh, aktivitas warung kopi dan sejumlah restoran di Aceh kembali ramai dikunjungi oleh warga, tak terkecuali sarana publik lainnya kembali bergeliat seperti biasa, padahal seperti kita ketahui bersama, wabah Corona ini belum berada pada titik aman. Covid 19 ini masih menghantui kita.

Kebanyakan yang nongkrong merupakan mayoritas usia muda, bahkan tak sedikit pasangan muda yang membawa serta anak-anaknya. Hal ini bertentangan dengan himbauan Pemerintah Aceh tentang Physical Distancing untuk memutuskan mata rantai wabah Covid-19 yang melanda Aceh saat ini.

Menyikapi hal tersebut, Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah akan membahas rencana pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pembahasan ini sendiri dibahas dalam Rakor Forkopimda seluruh Aceh agar mencegah kemungkinan terjadinya penularan wabah corona secara massif.

Hal itu mendapat dukungan dari salah seorang masyarakat Aceh yang bermukim di Kota Banda Aceh yakni Sabri Badruddin. Saya sangat mendukung kebijakan ini, tentunya saya mendorong Plt Gubernur Aceh untuk dapat bersikap segera dalam pemberlakuan PSBB di Aceh, kita jangan menunggu jatuhnya korban, ujar Sabri.

Sabri menjelaskan bahwa menyelamatkan masyarakat adalah yang paling utama, baru setelah itu memikirkan yang lainnya. Memang dampak kita memberlakukan PSBB sangat banyak, termasuk dampak ekonomi, namun ekonomi bisa kita recovery, sementara nyawa tidak bisa, maka untuk itu para pimpinan daerah yang punya kewenangan untuk dapat segera mengambil keputusan, sebelum semuanya terlambat, ujar Anggota DPRK Banda Aceh ini.

Sabri melanjutkan Pemerintah Aceh harus bersikap tegas dalam menerapkan aturan PSBB tersebut. Pasalnya, ini merupakan solusi alternatif dalam mengantisipasi merebaknya virus corona atau covid-19.

Sebelum mengambil sikap, kata Sabri lagi, Pemerintah Aceh terlebih dahulu harus mempersiapkan segala kebutuhan bagi masyarakat. Pasalnya, konsekuensi pemberlakuan PSBB itu sangat dirasakan masyarakat ekonomi rendah. Namun Politisi Muda Golkar ini yakin jika kemampuan keuangan daerah Aceh mampu menanggulangi itu.

Sabri menambahkan, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah tidak perlu khawatir dengan kritikan dari segelintir masyarakat. Ini semata-mata untuk menyelamatkan rakyat Aceh dari wabah corona. Selama ini apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Aceh sangatlah positif, langkah~langkah yang diambil sangat membantu pencegahan penularan Covid 19.

Untuk kita, kita menunggu aksi nyata berikutnya dari Plt Gubernur Aceh dalam menyelamatkan nyawa masyarakat Aceh dari ancaman virus Corona, tegas Sabri Badruddin.[]