Terkait Pemadaman Listrik di Aceh, Haji Uma Surati PLN Pusat

0
86
Anggota DPD RI Asal Aceh, Sudirman atau akrab disapa Haji Uma. Foto: Istimewa

Banda Aceh | LA – Menanggapi pemadaman listrik yang kerap terjadi setiap bulan Ramadhan di Aceh, anggota DPD RI Komite II, Sudirman atau akrab disapa Haji Uma, mengaku telah menyurati pihak PT PLN Pusat di Jakarta, pada hari Senin 29 Mei 2017. Surat tersebut merupakan hak bertanya dirinya sebagai anggota DPD RI Asal Aceh, hal ini disampaikan Senator Aceh itu kepada Liputan Aceh, pada Selasa 30 mei 2017 dinihari.

“Kita sudah melayangkan surat kepada Pimpinan PLN Pusat. Kita meminta klarifikasi tentang pemenuhan pasokan listrik di Aceh saat ini,” ujarnya.

Dikatakan Haji Uma, dirinya mengaku juga sudah pernah beriskusi dengan Kepala Area PLN Meulaboh selaku pemasok arus litrik terbesar keseluruh wilayah Provinsi Aceh yang disebut mencapai 226 MW.

“Beliau berjanji tidak ada lagi pemadaman pada bulan Ramadhan, sebab Aron juga menyuplai 100 MW, kalau selesai di perbaiki mencapai 180 MW, dan kita hanya disuplai Medan sekitar 148 MW, yang artinya PLN di Aceh adalah surplus, apa yang sebenarnya terjadi dengan PLN di Aceh ini kami mohon semua pihak jujur agar masyarakat tidak semakin penasaran dan hilang kepercayaan kepada PLN, saya juga merasa letih dan lelah dengan keadaan seperti ini,” ungkapnya.

Menurutnya teka-teki pemadaman listrik juga berhubungan dengan rusaknya sebagian alat di PLTG Arun dan kabarnya suku cadang alat tersebut sangat sulit didapatkan.
“Apa mungkin sudah lima bulan alatnya belum dapat juga, saya perlu mempertanyakan hal ini ke pusat, karena memang masalah kelistrikan ini ruang lingkup saya di komite II,” sebutnya.

Dijelaskannya, hal ini patut dipertanyakan guna menindaklanjuti suara masyarakat Aceh yang sudah menjadi keniscayaan yang selalu dihadapkan dengan pemadaman listrik yang berkepanjangan tanpa mengetahui kapan akhirnya.
“Sesuai Undang undang nomor 30 tahun 2009, dimana negara menjamin pemenuhan listrik terhadap warganya, itu yang kita tuntut saat ini,” pungkasnya. (IK/H)