Tgk. Yusri Gade: : Kita Harus Mengubah Konsep Dakwah di Era Millenial

0

JAKARTA I Liputanaceh.com– Dakwah itu harus di sesuaikan dengan kondisi dan keadaan objek dakwah di era millenial seperti saat ini. Dakwah itu harus dijemput “bola”nya bukan sebaliknya.

Demikian diungkapkan Tgk. Yusri Gade, S. HI dalam paparan dakwahnya di negeri Walisongo beberapa waktu silam.


Alumni Dayah MUDI Samalanga di hadapan masyarakat Aceh di perantauan negeri Walisongo juga menceritakan perkembangan dakwah Tastafi yang didirikan Al-Mursyid Abu MUDI saat ini dengan sistem menjemput bola.

“Tastafi saat ini seperti Tastafi Pijay telah mencoba masuk ke ranah dunia pendidikan dengan melahirkan pendidikan diniyah bekerjasama dengan Pemda dan Dinas Pendidikan Pijay. Program ini telah berjalan beberapa tahun lamanya hingga sekarang,” papar pimpinan Dayah Ribatul Muta’allimin al-Aziziyah Gampong Dayah Usen, Meurah Dua, Pidie Jaya, Selasa, (14/1/2020).

Lebih lanjut, Ulama kelahiran Pidie itu nenambahkan pendidikan diniyah tersebut diselenggarakan di tingkat SD dan SMP bahkan sambutan pihak sekolah juga sangat antusias.

“Dewasa ini bagaimana kita agamawan atau pendakwah harus menjemput bola dalam berdakwah dengan berbagai versi baik dunia pendidikan formal atau lainnya. Menunggu datangnya masyarakat untuk belajar agama sudah berkurang tensinya dibandingkan dulu. Makanya dakwah harus menjemput bola,” lanjutnya.

Tgk. Yusri banyak menjelaskan faidah menuntut ilmu dan meneladani akhlak baginda Rasulullah dalam perayaan maulid nabi Muhammad Saw di Meunasah Aceh Keranggan, Jati Sempurna, Bekasi, Jawa Barat.