Tiga Bulan Lagi, Bocah Asal Pidie Harus Jalani Operasi Jantung

0
Abral Azizi, bocah Penderita penyakit jantung digendong oleh ibunya Susilawati yang didampingi oleh Salah seorang Tenaga Ahli Teuku Rifky Harsya.

LIPUTANACEH.COM – Abrar Azizi, bocah sakit jantung asal Gampong Peureulak Baroh, Kecamatan Sakti, Pidie yang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Harapan Kita di Jakarta, pagi ini kembali ke kampung halaman lewat Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh, Besar, Senin (27/5/2019).

Abral bersama orang tuanya tiba di Bandara SIM sekira pukul  10:30 WIB.  Pasien asal Pidie itu didampingi langsung oleh Tenaga Ahli  anggota DPR-RI, Teuku Rifky Harsya.

Ketika tiba di Bandara, sang bocah penderita penyakit jantung itu terlihat lemas dalam gendongan ibunya. Walaupun sudah kembali ke kampung halaman dia tetap harus menjalani pemeriksaan rutin yang dilaporkan via telepon ke pihak Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta.

“Tetap harus balek lagi, tiga bulan ke depan untuk menjalani operasi,” kata Susilawati, yang merupakan ibunda dari bocah penderita penyakit jantung.

Saat tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar.

Terkait dengan biaya pengobatan maupun lainnya selama di ibukota ( Jakarta), Susilawati mengatakan semua biaya tersebut ditanggung oleh Teuku Rifky Harsya.  Teuku Rifky Harsya merupakan salah seorang anggota DPR-RI asal Aceh.

“Semuanya ( Biaya) ditanggung oleh Pak Rifky,” ungkap ibunda Abral dengan mata yang sedikit berkaca-kaca (Sedih).

Sementara salah seorang Tim Tenaga Ahli Teuku Rifky Harsya yang mendampingi langsung pasien penyakit jantung asal Pidie menyatakan sang bocah tersebut menderita empat penyakit sekaligus.

“Pertama penyempitan jantung, kedua bocor jantung, yang ketiga pembekakan jantung, dan yang ke empat ada kelainan jantung biru,” Kata Aidil Mashendra kepada wartawan.

Katanya, Abral akan menjalani operasi pada waktu tiga bulan kedepan. Setelah sebelumnya pihak medis tidak dapat melakukan operasi disebabkan kondisi berat badan menurut begitu juga dengan HB yang dinilai rendah.

“Namun akhir ini sudah sedikit membaik, mengingat mendekati lebaran maka pihak Rumah Sakit mengizinkan untuk pulang selama tiga bulan, tapi tetap lapor via telepon,” katanya.

Selain itu, kepulangan Susilawati dari Jakarta dengan putranya Abral Azizi yakni penderita penyakit jantung juga dalam keadaan musibah besar. Betapa tidak,M. Hasan Yusuf (70) berpulang ke Rahmatullah.

Hasan meninggal pada Minggu (26/5) sekitar pukul18 :59 tepatnya setelah buka puasa.

Almarhum merupakan Ayah dari Susilawati yang merupakan Kakek dari Abral Azizi bocah penyakit jantung tadi. Itu sebabnya begitu tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar mareka langsung melanjutkan perjalanannya ke kampung halamannya di Sigli.