Vanessa Angel dalam Pusaran Prostitusi Artis, Apa Kabarnya?

0
17
Foto: Hilda Meilisa Rinanda/File

SURABAYA |LA РTerjerat dalam kasus prostitusi online, artis Vanessa Angel akhirnya dilepaskan oleh polisi dengan status sebagai saksi. Namun fakta-fakta baru yang terungkap menguatkan keterlibatannya dalam jaringan bisnis haram ini.

Dimulai dari mundurnya tim kuasa hukum Vanessa, baik yang berada di Jakarta maupun Surabaya. Mereka beralasan kliennya tidak berkata jujur.

“Tidak terbuka dan jujur atas peristiwa yang terjadi. Saya bersama tim pengacara mundur,” sebut kuasa hukum Vanessa di Jakarta, Muhammad Zakir Rasyidin saat mengundurkan diri, Selasa (8/1/2019) lalu.

Zakir pun mengungkapkan bahwa apa yang dilakukannya saat menjadi kuasa hukum Vanessa dianggap telah bertentangan dengan hati nuraninya.

“Semestinya kita membantu polisi membuka fakta, agar jaringan prostitusi ini bisa dibuka, bukan membenturkan lawyer dengan polisi hanya karena ingin ada pembenaran, bukan kebenaran. Dan insiden ini tentu bertentangan dengan nurani,” tandas Zakir.

Tim kuasa hukum di Surabaya juga merasa telah dibohongi. “Kami selaku kuasa telah bekerja sepenuh hati memperjuangkan hak dan kepentingan klien. Akan tetapi kami merasa dibohongi oleh keterangan Vanessa Angel yang tak sesuai fakta,” tandas salah satu anggota tim, Guntual Laremba.

Saat berpamitan dengan penyidik Polda Jatim, tim kuasa hukum Vanessa di Surabaya juga meluruskan sejumlah fakta. Seperti halnya ketika timnya mengajukan sejumlah bantahan terkait tuduhan yang dilontarkan kepada Vanessa.

Ia menjelaskan bahwa itu merupakan permintaan langsung dari Vanessa dan disaksikan sejumlah saksi.

“Terhadap bantahan yang dilakukan oleh saudara Zakir Rasyidin selaku tim kuasa hukum Vanessa Angel adalah merupakan permintaan Angel sendiri yang disaksikan oleh Jane Shalimar dan saksi,” tutur Guntual.

Guntual juga sempat memaparkan salah satu fakta yang mengejutkan. Sewaktu ditangkap, melalui pengacaranya kala itu, membantah jika ia sedang melayani klien. Ia mengaku diundang menjadi MC di sebuah acara di Surabaya.

Akan tetapi si pengacara mengaku mendapati ada laki-laki di dalam kamar hotel Vanessa.

“Sebetulnya kalau terkait dengan MC faktanya ndak seperti itu. Yang dia sampaikan kepada kami ada seperti itu. Nyatanya kan ada laki-laki. Masak nge-MC di dalam kamar sama laki-laki?” ungkap Guntual.

Tak hanya soal itu, Guntual juga mengungkapkan Vanessa mengatakan kepada tim kuasa hukumnya di Jakarta bahwa tak ada aliran dana yang masuk ke rekening pribadinya. Akan tetapi nyatanya ada sejumlah yang ditemukan di ATM Vanessa.

“Berbeda semua, terkait tidak ada aliran dana. Kami sendiri yang melihat ada aliran dana di rekening,” tandasnya.

Dari pengakuan muncikari, artis berusia 27 tahun itu juga disebut beberapa kali menerima order dari bisnis ini. Order untuk Vanessa dikelola oleh muncikari ES alias Endang Suhartini (Siska).

Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan juga mengatakan Vanessa diketahui telah bergabung dalam jaringan sejak tahun 2017. Dalam kurun waktu hingga tertangkap, Vanessa diketahui menerima 15 kali transferan gaji dari Endang.

“Untuk sementara data yang kita tarik per 2017. Namun dari transaksi rekening yang kami dapat, rekening koran, untuk inisial VA ini telah mendapat kiriman sebanyak 15 kali menerima transfer dari muncikari ES,” paparnya.

Tak hanya itu, Vanessa juga disebut sempat mentransfer sejumlah uang ke rekening ES. Dari data transaksi itu terlihat jika Vanessa pernah 8 kali mengirim uang ke muncikari berusia 37 tahun tersebut.

“Dia juga mentransfer ke muncikari ES sebanyak 8 kali. Ini yang akan kita dalami,” tambahnya.

Hal ini juga diperkuat dengan pernyataan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. Menurutnya, rekam digital forensik dari handphone Vanessa juga menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak hanya melakukan 1-2 kali transaksi saja.

“Saat kita buka rekam digital forensik wah itu bukan satu dua kali. Hasil pemeriksaan digital forensik yang ada bahwa apa yang disampaikan oleh VA kemarin itu juga terbantah sangat. Ada tempat yang dituju hotel misalnya. Ada transaksinya hari itu yang kita record. Ada aliran dananya dari satu rekening saja sudah disampaikan ada Rp 2,8 M,” paparnya.

Hari Kamis (10/1/2019) kemarin, Vanessa seharusnya dijadwalkan datang untuk wajib lapor di Polda Jatim. Namun baik Vanessa maupun Avriellia Shaqqila tidak terlihat batang hidungnya.

Barung mengatakan beberapa hari yang lalu, artis berusia 27 tahun itu telah menyerahkan sejumlah barang bukti tambahan seperti handphone dan uang hasil kerjanya sebesar Rp 35 juta.

“Kalau VA sudah kemarin menyerahkan bukti yang ada dari hasil yang terjadi ke ES. Itu yang terakhir,” ujarnya.

Lantas kemana Vanessa?

SUMBER : DETIK.COM

BAGIKAN

KOMENTAR