Wabub Asel: Pelayanan Kesehatan Jangan Diskriminatif

0
Wabub Asel Tgk Amran didampingi Istri, Perwakilan Dinkses Asel, Tim Surveior Akreditasi, Kapus, Muspika, dan Anggota DPRK Aceh Selatan, foto bersama usai pembukaan. (Foto/FJ)

Tapaktuan | Liputanaceh.com – Laksanakan pembukaan Akreditasi hari ini Kamis (10/10/2019), UPTD Puskesmas Labuhanhaji dihadiri Tim Surveior dari Komisi Akreditasi, drg. Teddy Suryadi, dr. Salilul Hulwan Muchtar, M.Kes, dan drg. Iis Faizah Hanum, M.Kes. Dijawadwalkan  penilaian akreditasi tersebut akan selesai pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2019.

Pembukaan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk Amran didamping Istri, Sekretaris Dinkes Aceh Selatan Novi Rosmita, SE, M.Kes, juga Angggota DPRK Aceh Selatan Hernanda Thahir dan Velly Hidayat, Muspika, Ketua MAA, Perangkat Desa serta tokoh masyarakat.

“Suksesnya pembukaan Akreditasi itu sendiri tak lepas dukungan berbagai pihak lintas sektor di Kecamatan Labuhanhaji, termasuk PD/PLD para Relawan BFLF, Petahana juga Moh.id,” ucap Camat labuhanhaji Gusmawi Mustafa dalam pidato Pembukaannya.

Sekretaris Dinkes Aceh Selatan Novi Rosmita, SE, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan, lulus akreditasi bukanlah sebatas mendapatkan pengakuan adanya peningkatan fasilitas dan manajemen Puskesmas, yang lebih utama adalah peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sejauh yang kami ketahui, lanjut Novi menggambarkan, selama ini  Puskesmas Labuhanhaji tidak hanya melayani pasien warga Kecamatan Labuhanhaji saja, dari kecamatan tetangga juga ada, bahkan pasien dari luar Kabupaten, seperti warga Kabupaten Simeulu yang menyeberang ke Aceh Selatan melalui pelabuhan di Kecamatan Labuhanhaji, juga sering dirawat di Puskesmas ini.

“Maka dari kami dari pihak Dinkes Aceh Selatan sangat berkeinginan agar Puskesmas Labuhanhaji lulus akreditasi dengan nilai memuaskan,” ucap Novi Rosmita dihadapan Tim Surveior Akreditasi dan seluruh yang hadir.

Baca juga: Tim Surveior Akreditasi: Puskesmas Petakan Masalah Kesehatan

Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk Amran dalam pidatonya mengatakan, sebagaimana diketahui, Puskesmas merupakan garda depan dalam menyelenggarakan upaya kesehatan dasar. Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 menjadi landasan hukum dalam penyelenggaraan Puskesmas, yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan di Kabupaten Aceh Selatan, sebagai penanggung jawab penyelenggaraan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.

“Untuk itu, diharapkan kepada pihak puskesmas agar bekerja secara optimal, jangan bersikap  diskriminatif dalam melayani pasien dan  bekerjalah dengan memberikan memberikan pelayanan yang penuh dengan keihlasan disertai senyuman. Dengan demikian, kita tidak hanya mendapat penilaian yang baik dari masayarakat, Inshaa Allah, kerja kita juga bernilai ibadah dalam pandangan Allah,” ucap Tgk Amran.

Selanjutnya usai acara pembukaan, Tgk Amran didampingi Istri, Muspika, Ketua MAA,  Anggota DPRK Aceh Selatan Hernanda Thahir dan Velly Hidayat serta perwakilan Keichik juga ikut Tim Akreditasi melakukan survei dan menyempatkan membesuk pasien yang sedang dirawat, sebelum meninjau lokasi abrasi sungai di Desa Ujung Batu Kecamatan Labuhanhaji.