Wabup Pidie jadi Narasumber Pada Seminar Festival Iklim di Jakarta

0
30

JAKARTA | LA – Dalam Festival Iklim 2018 yang digelar di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta. Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST yang didampingi Kepala Bappeda Pidie Muhammad Adam, ST., MM. serta Ahli Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Dr. Yanis Rinaldi menjadi salah satu narasumber pada acara Talkshow Support to Indonesia’s Climate Change Response – Technical Assistance Component (SICCR-TAC), Rabu 17 Januari 2017.

Talkshow SICCR-TAC tersebut diselenggarakan oleh Deutsche Gesselschaft for Internationale Zussamenerbeit (GIZ) yang merupakan sebuah lembaga dari Jerman yang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bertemakan “Sorotan dan Kemajuan Proyek SICCR-TAC dan Dana Desa Untuk Perlindungan Lingkungan dan Hutan”.

Kementerian LHK RI bersama GIZ memberi apresiasi kepada Pemkab Pidie untuk menjadi pemateri dalam festival iklim tersebut karena komitmen Pemkab Pidie terhadap pembangunan lingkungan yang tinggi, hal ini dibuktikan dengan rencana Pemkab Pidie menetapkan Perbup Pedoman Tata Cara Pembagian Penetapan Besaran dan Penggunaan Dana Gampong Tahun 2018 yang telah menambahkan indikator ekologi.

Sebagaimana diketahui indikator yang digunakan untuk alokasi dana desa adalah indek kemiskinan, indek jumlah penduduk, jumlah desa, dan indek kesulitan geografis.

Artinya jika Draft Perbup tersebut yang saat ini sedang dikonsultasikan dengan kementerian terkait bisa ditetapkan, maka, Pemkab Pidie menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang mencetuskan alokasi dana desa dengan menambahkan indikator ekologi. Maka dari itu, GIZ menjadikan Pidie sebagai pilot projek di Indonesia atas komitmennya untuk menjaga lingkungan dan hutan.

Dalam paparanya, Wakil Bupati Pidie menyampaikan bahwa Kabupaten Pidie memiliki potensi alam yang sangat besar untuk dikembangkan. “Gle, blang, laot (gunung, sawah, laut) di wilayah Pidie jika dikelola dengan sungguh-sungguh akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat terutama potensi ekonomi tanpa mengenyampingkan kelestarian ekologi sebagaimana yang selalu diucapkan Bupati Pidie Roni Ahmad dalam berbagai kesempatan,” paparnya di hadapan berbagai perwakilan lembaga yang berhadir.

“Sekitar 67 persen atau 487 dari 730 gampong di Pidie berada di sekitar kawasan hutan dari total luas wilayah Kabupaten Pidie 318.648.18 Ha.

“Lingkungan dan hutan adalah sumber kehidupan yang memberikan kontribusi sangat besar bagi keberlangsungan hidup,” katanya.

Ia melanjutkan, lingkungan dan hutan harus dijaga agar terus dapat memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat. terkait komitmen

Pemkab Pidie menjaga lingkungan dan hutan, kami telah merancang Peraturan Bupati (Perbup) Pidie terkait pedoman tata cara pembagian, penetapan besaran dan penggunaan dana gampong setiap gampong tahun anggaran 2018 dengan menambahkan indikator lingkungan.

“Gampong mempunyai peran penting dan strategis dalam menjaga hutan dan lingkungan. Untuk itu melalui dana gampong yang cukup besar sebagaimana yang telah digelontorkan Pemerintah, menjadi suatu peluang bagi setiap gampong untuk menggunakannya secara tepat bagi perlindungan hutan dan lingkungan di Kabupaten Pidie,” ungkap Wakil Bupati.

Dijelaskan, sebagaimana kita ketahui, indikator yang digunakan untuk penyaluran dana gampong adalah tingkat kemiskinan, jumlah penduduk, jumlah desa, dan indeks kesulitan geografis.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dirjen Kemendes, Kemendagri, dan Kemenkeu, mudah-mudahan upaya kami untuk menambahkan indikator lingkungan pada mekanismen penyaluran dana gampong melalui Peraturan Bupati Pidie dapat dijadikan contoh nantinya oleh pemerintah pusat untuk diterapkan di seluruh pelosok Indonesia,” katanya.

Menurut Wakil Bupati Pidie forum ini menjadi media untuk promosi Pidie kepada investor atau lembaga-lembaga yang tertarik dengan pembangunan berkelanjutan yang sangat memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Jangan ragu-ragu datang ke Pidie, mari sama-sama kita menjaga hutan, menjaga hutan Pidie berar,” ajak Wabup Pidie. (RJ)

BAGIKAN

KOMENTAR