Zikrina: Ingin Persembahkan Hadiah Untuk Anak Yatim

0

BANDA ACEH I Liputanaceh.com- Zikrina, 22 Tahun, berasal dari Dayah Insan Qurani, Suka Makmur, terpilih sebagai salah seorang peserta yang mewakili Kabupaten Nagan Raya, di ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-1, Cabang Bahasa Arab.

Zikrina tidak menyangka kalau dirinya terpilih menjadi menjadi salah seorang dari peserta yang akan membawa nama daerahnya diajang MQK.

Meskipun kabar terpilih menjadi perwakilan yang akan belaga di MQK tingkat provinsi, dianggapnya mendadak, namun tidak menyurutkan semangat untuk bersaing dengan rivalnya dari penjuru Aceh lainnya.

Dengan tekat yang tulus dan rasa optimis, kini Zikrina telah mampu menyisihkan rivalnya yang lain menuju final.

Wanita yang ramah senyum ini, pada awalnya hanya ingin tampil membawa nama daerah, namun lolos ke babak final merupakan sebuah anugrah baginya, berkat doa orang-orang terdekat.

Sudah sampai di final, Zikrina masih belum mau berharap muluk-muluk jika dirinya nanti terpilih sebagai juara.

Soal keputusan hakim juri, serangkan semua kepada Allah. “Alhamdulillah, Tawakkaltu A’lallah”, jawab Zikrina ketika ditanya bagaimana perasaannya terhadap kuputusan Hakim Juri nantinya.

Jikapun nantinya, keputusan juri memihak kepadanya, dia akan mempersembahkan hadiah yang akan diperolehnya, untuk daerah yang dicintainya, kepada orang tua, serta untuk investasi pendidikan dirinya dimasa yang akan datang.

Menurutnya, jika nanti dia mendapatkan juara, maka dalam hadiah itu ada hak mereka-mereka yang duspesialkan, terutama kepada anak yatim tempat dia menimba ilmu selama ini.

Zikrina merasa, kehadiran dirinya di Banda Aceh juga tidak terlepas dari doa-doa mereka yang telah berpisah dari orang tuanya.

Kekutan doa itu dia rasakan dan membuat dirinya lebih kuat dalam mengikuti semua tahapan sebelum menuju final.

Sheran Thahirah, sahabat yang menemani Zikrina di Banda Aceh, menyakui bahwah Zikrina adalah gadis yang optimis.

Dimata Sheran, Zikrina tidak hanya sebatas sahabat, namun kadang-kadang juga menjadi tempat belajar yang baik. Sheran mengakui, dulu diri pernah belajar Bahasa Arab pada Zikrina.

“Zikrina orangnya potential, baik dan panda, dulu saya yang dilatih olehnya”, tutur Sheran mengagumi sahabatnya.