Zuriat Suparjo : Kapolres Nagan Memberi Contoh Baik Yang Luar Biasa

0
43

Banda Aceh LA- Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, H.Zuriat Suparjo, SP menyatakan apresiasi kepada Kapolres Nagan Raya yang sangat tegas menangkap bawahannya, Kapolsek Beutong, Iptu. WA yang diduga terlibat perambahan hutan di Beutong.

“Saya rasa sangat bagus apa yang dilakukan Kapolres Nagan Raya, karena itu bahagian dari penegakan hukum, itu sebagai pembuktian bahwa hukum itu tidak pandang bulu, siapapun yang melakukan pelanggaran itu tetap berhadapan dengan hukum. Jadi selama ini ada image seolah-olah kalau penegak hukum itu kebal hukum, tetapi ternyata pak Kapolres Nagan Raya mampu mengembangkan , mampu mewarnakan, mampu mempromosikan kepada masyarakat bahwa polisi pun kalau bernbuat salah berhadapan dengan hukum”.

Demikian diungkapkan Suparjo putra kelahiran Alue Bili Kabupaten Nagan Raya ini, di DPR Aceh kepada media ini dua hari lalu.
Bahkan yang lebih hebat lagi, tambah Suparjo, Kapolsek ditangkap oleh Kapolres, ini suatu contoh yang luar biasa, mungkin pertama di Indonesia ,katanya.

Selanjutnya Suparjo menghimbau juga kepada seluruh masyarakat yang selama ini sudah patuh terhadap perambahan kayu liar, kita apresiasi dan tidak dijadikan apa yang dilakukan Kapolsek Beutong ini membukak peluang baru menebang hutan.

“Ini pengalamam yang pahit bahwa larangan menebang hutan itu larangan yang sangat positif dan itu dilarang oleh hukum”, tegas Suparjo.

Mengenai kayu-kayu yang ditangkap itu, tambahnya menanggapi, saya rasa kita kembalikan ke pak Kapolres langkah-langkah apa yang ditempuh sesuai urusan itu untuk itu. Saya rasa yang salah tetap sesuai dengan hukum, melakukan tindakan sesuai dengan hukum, kemudian kalau Kapolres menganulir bahwa anak buahnya nggak jadi dituntut, ini membuat warna yang nggak sehat di pandangan masyarakat.

Harus betul – betul penegak hukum melaksanakan hukum. Tapi kalau penegak hukum sudah melanggar hukum dianulir, ini bacaan macam-macam masyarakat lke penegak hukum, kajet lagenyan beuh, katanya menutup wawancara.

Berita beredar di media massa lokal di Aceh bahwa aparat kepolisian di Polres Nagan Raya hingga Selasa (12/9/2017) siang mengamankan Kapolsek Beutong, Perwira polisi berpangkat Inspektur Satu dengan inisial WA, sebelumnya ditangkap di kawasan Beutong, terkait kasus perambahan hutan lindung dan kepemilikan kayu ilegal.

Sebanyak 295 batang Total kayu ilegal yang berhasil ditemukan teridiri dari jenis kayu Seumantok, Meranti serta sejumlah kayu lainnya dengan kualitas tinggi dengan nilai mencapai Rp 100 juta lebih (ks)

BAGIKAN

KOMENTAR